RESUME JURNAL BIOPSIKOLOGI
BAB HORMON
NO
JUDUL
PENULIS
METODE
TEMA
LATAR BELAKANG
HASIL PENELITIAN
KOMENTAR
1
Hubungan antara Obesitas dan Keturunan dengan Kejadian Diabetes Mellitus di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Labuang Baji Makassar
Erwan1
H.Abd.Kadir2
Penelitian deskriptif kolerasional dengan metode cross sectional
Hubungan antara obesitas dengan diabetes mellitus.
Mengetahui fakta mengenai hubungan antara obesitas dengan diabetes mellitus.
Tidak ada hubungan antara obesitas dengan diabetes mellitus, terdapat hubungan antara riwayat keturunan dengan kejadian diabetes mellitus.
Adapun penyajian jurnal sangat terperinci dan jelas, seperti di tampilkannya data dari hasil penelitian, sehingga mempermudah dalam mempelajari dan mengambil kesimpulan dari isi jurnal.
2
Peran High Sensitivity C-Creative Protein (Hs-CRP) sebagai Penanda Inflamasi, Indeks Massa Tubuh dan Lingkar Pinggang terhadap Derajat Premenstrual Syndrome pada Wanita Usia Subur
Anastasia A.Basir1
Uleng Bahrun2
Irfan Idris3
Pendekatan cross sectional study menggunakan tehnik purposive sampling
Peran high sensitivity creative pada indeks masa tubuh dan resiko terjadi premenstrual syndrome
Mengetahui hal yang beresiko terhadap terjadinya premenstrual syndrome.
Kadar hs-CRP, indeks masa tubuh dan ukuran lingkar pinggang beresiko untuk terjadi premenstrual syndrome.
Memiliki kelengkapan pendataan dari hasil penelitian yang dilakukan, namun alangkah baiknya dapat dilakukan penelitian dengan membandingkan responden dengan usia dibawah 40 tahun dan yang berusia di atas 40 tahun, yang di abaikan dalam penelitian ini.
3
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pemberian Asi
Wahyuni
Faktor yang mempengaruhi pengeluaran dan pemberian ASI oleh ibu terhadap anak.
Mengetahui dan memberikan pengertian terhadap pembaca pentingnya pemberian ASI oleh ibu terhadap anaknya.
Faktor yang meningkatkan pengeluaran ASI terkait dengan refleks oksitosin yaitu: 1) Naluri ketika melihat bayi akibatnya hormon akan bekerja dan payudara siap mengeluarkan ASI. 2) Pemikiran tentang bayinya, akan mempengaruhi hormon oksitosn memproduksi ASI. 3) Jika mendengar bayinya menangis. 4) Kesigapan ibu untuk mencari apa yang dibutuhkan anak ketika mendengar tangisannya. 5) Ibu yang menyusui dalam keadaan tenang atau tidak stres.
Penyajian jurnal ini banyak di perkuat oleh pendapat-pendapat para ahli dan penelitian yang telah terdahulu, sehingga tidak di ragukan kebenarannya, tetapi di sini tidak di jelaskan menggunakan metode apa dalam penelitiannya.
4
Manfaat Senam Otak (Brain Gym) dalam Mengatasi Kecemasan dan Stres pada Anak Sekolah
Setiyo Purwanto1
Ranita Widyaswati2
Nuryati3
Manfaat dari senam otak (brain gym)
Meberi pengetahuan terhadap pembaca begitu banyak manfaat dari brain gym, terutama untuk pelajar dan mengajak untuk melakukannya.
Manfaat brain gym dapat digunakan untuk membantu pelajar lebih siap menerima pelajaran, memperbaiki rentang konsentrasi, meningkatkan fokus dan daya ingat, memperbaiki kemampuan berkomunikasi dan mengendalikan emosi yang itu semua bisa terjadi ketika adanya pengaruh dari hormon yang dihasilkan.
Selain menjelaskan mekanisme brain gym di sini juga dijelaskan mekanisme kerja otak yang berhubungan dengan brain gym. Adanya pemaparan lengkap mengenai kemanfaatan brain gym yang belum diketahui banyak orang. Ini membuat pembaca menjadi tertarik untuk melakukan kegiatan brain gym.
5
Hubungan antara Paritas Ibu dengan Kejadian Postpartum Blues
Masruroh
Penelitian analitik kolerassional dengan desain penelitian cross sectional
Faktor yang mempengaruhi terjadinya postpartum blues.
Mengetahui fakta tentang hubungan antara paritas ibu dengan kejadian postpartum blues.
Tidak ada hubungan antara paritas ibu dengan kejadian postpartum blues, malainkan ada faktor lain yang mempengaruhi terjadinya postpartum blues trsebut.
Memiliki isi dan data yang cukup jelas, mudah dimengerti karena juga disertakan tabel dari hasil penelitian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar